Sabtu, 30 September 2017

Dongeng ~ Buah ajaib Untuk Para Peri Di Negeri Bunga

            Pada zaman dahulu kala, ada sebuah negeri yang bernama negeri bunga. Negeri bunga di perintah oleh seorang ratu yang sangat adil dan bijaksana namanya Ratu Andita. Di negeri ini, Setiap peri mempunyai tugas masing-masing untuk merawat maupun memelihara setiap bunga yang ada.
Suatu hari, di negeri bunga terjangkit wabah aneh. Para peri tiba-tiba saja kehilangan kekuatannya. Semua peri tidak bisa menumbuhkan bunga di negeri bunga. Ratu Andita sangat cemas mendengar hal ini. Sang ratu segera menemui tabib istana. Tabib istana mengatakan bahwa semua peri di negeri bunga kehilangan kekuatannya karena meminum air di sumber mata air yang mungkin saja sudah terkena racun. Dan sesegera mungkin ratu harus segera mencari obat di negeri seberang, yaitu negeri buah. Karena hanya di negeri buah saja ada buah ajaib yang bisa mengembalikan kekuatan semua peri di negeri bunga.
            Tanpa pikir panjang, ratu lalu memerintahkan semua peri yang masih punya kekuatan untuk berkumpul. Ternyata hanya tinggal satu peri yang masih punya kekuatan. Namanya peri Fani. Peri fani masih punya kekuatan karena peri fani belum sempat meminum air dari mata air itu. “Peri fani, karena hanya engkau yang tersisa. Maka ku perintahkan engkau untuk pergi ke negeri buah dan mencari buah ajaib untuk menyembuhkan semua peri di negeri bunga ini. Apakah engkau bersedia ?” tanya Ratu andita. “Siap ratu. Saya bersedia” jawab peri fani dengan tegas.
            Peri fani langsung berangkat menuju negeri buah. Ternyata perjalanan kesana sangat sulit. Peri fani harus melewati hutan belantara yang sangat lebat. Menghadapi segala tantangan dan rintangan yang berliku. Tapi peri fani tidak menyerah begitu saja. Dia tetap melanjutkan perjalanannya apapun yang terjadi. Hingga akhirnya tibalah peri fani di negeri buah. Di sana peri fani bertemu penguasa negeri buah “Wahai peri, siapakah engkau ? dan kenapa engkau sampai di negeri ku ?” tanya penguasa negeri buah. “ Maafkan aku wahai Raja, aku hanya di utus oleh ratu andita yaitu ratu negeri bunga untuk mencari buah ajaib. Buah ajaib itu berguna untuk menyembuhkan semua peri di negeri bunga.” Jawab peri fani. “apa itu benar? Baiklah. Aku akan memberikan buah ajaib itu. Tapi berhati-hatilah jika engkau membawa pulang buah ajaib itu karena buah ajaib itu selalu menjadi rebutan orang-orang di luar sana” Kata penguasa negeri buah. Penguasa negeri buah lalu memberikan buah ajaib pada peri fani. Peri fani sangat berterima kasih pada penguasa negeri buah. Peri fani bergegas kembali ke negeri bunga.
            Akhirnya peri fani tiba di negeri bunga. Peri fani langsung memberikan buah ajaib itu pada tabib istana. Tabib istana lalu mengolah buah ajaib itu dan menjadikannya ramuan untuk mengobati para peri. Semua ramuan sudah jadi, Ratu memerintahkan semua peri untuk meminum ramuan tersebut. Keadaan semua peri berangsur-angsur membaik dan tentu saja kekuatannya kembali. Ratu andita sangat berterima kasih pada peri Fani. Sebagai hadiah, Ratu memberikan bunga mawar ajaib yang tak pernah bisa mati untuk peri fani. Peri fani sangat bahagia dan berjanji untuk selalu merawat bunga mawar pemberian ratu andita.
            Akhirnya semua kembali seperti semula. Semua peri bisa mengerjakan tugasnya masing-masing. Keadaan negeri bunga pun kembali seperti sedia kala.


                                    ~ Isna Hary A. Putri ~

Senin, 04 September 2017

Puisi ~ Untukmu yang ku cintai dalam diamku

Bahagiaku adalah ketika aku mencintaimu dengan caraku
Kamu memang tak pernah tahu dan tak perlu tahu
Karena aku memang menyimpan semua rasaku
Kamu adalah keajaiban yang Tuhan anugrahkan
Untukku dalam menjalani kehidupanku
Tapi ...
Kini ku lihat kau sudah bahagia dengannya
Bukan dengan aku yang sedari dulu mencintaimu
Mungkin memang salahku yang terlalu lama membisu
Mencintaimu dalam diam dan kesunyianku


                                                            ~ By : Isna Hary A. Putri ~

Sabtu, 02 September 2017

Sepenggal Puisi Tentang Kita

Kita masih terlihat sama
Masih tetap menguatkan
Meskipun kini takdir tak menyatukan
Bukannya aku tak mau mempertahankan
Hanya saja mungkin ini sudah suratan
Kita tak akan pernah bersama dalam suatu ikatan
Kita sama-sama terluka tapi tak bisa apa-apa
Mungkin kini sudah saatnya kita saling menerima
Bahwa kita hanya akan jadi dua orang anak manusia yang tak bisa bersama

~ Isna Hary A. Putri~

Senin, 04 Mei 2015

Cerpen Cinta ~ Perasaan Terpendam RIRI

Di kamarnya, Riri Cantika membayangkan kenangan masa lalunya saat SMK. Riri sekarang menjadi seorang mahasisiwi Penyiaran semester 2 di salah satu perguruan tinggi Swata di Jakarta. Sambil memandangi foto seseorang yang ada di smartphonenya, Riri teringat tentang cinta tak terbalasnya saat SMK. Itu foto Didi Cristoper. Didi dan Riri memang satu gugus saat mereka menjalani masa MOS (Masa Orientasi Siswa) di SMK Rapi di Ibukota Jakarta. Saat itu Didi Dan Riri masuk di gugus “Jafar” di SMK Rapi. Riri mengambil jurusan Penyiaran dan Didi mengambil jurusan Elektronika.
        Saat Mos, Didi dan Riri memang sering ngobrol bareng, agak-agak curhat gitu. “Hai Ri?” sapa Didi. “Hai juga Di” balas Riri sambil tersenyum. “Gimana sama buku MOSnya ? udah kamu isi semua ?” Tanya Didi. “Ya belum semua Di, Mungkin pas hari terakhir MOS aja aku selesain” jawab Riri. “Ah, kamu Ri, Belajar jadi anak yang bandel ya ?” goda Didi. Riri dan Didi memang berteman baik. 5 hari Mos telah berlalu dan saat hari MOS yang terakhir yakni saat MOS hari ke 6, banyak sekali yang meminta nomer hp Riri, tapi Riri lebih sering tidak menanggapi permintaan teman-teman satu gugusnya ini. Saat salah seorang teman yang bernama Wawan meminta nomer Hp ke Riri, datanglah Didi dan berkata “Loh Ri, kok pada minta nomer Kamu? Terus aku gimana ? masa enggak kamu kasih nomer kamu, kita kan teman baik”. Riri tersenyum dan hanya memberi secarik kertas berisi nomer hpnya ke Didi. Riri pergi dengan tersenyum.
        Sejak saat itu Didi dan Riri semakin akrab. Mereka memang tidak satu kelas karena jurusan mereka beda. Mereka juga tidak bertetangga, tapi hubungan mereka sangat baik karena mereka sering smsan, ngechat bareng. Riri Sadar jika semakin hari ia semakin merasakan adanya rasa yang berbeda saat bersama Didi. Iya, Riri mulai menyukai Didi. Bagi Riri, Didi adalah sosok lelaki idamannya. Didi memang pintar, baik, ikut bela diri, Selain itu Didi juga termasuk lelaki yang berwajah tampan. Tapi Didi sering mengatur-mengatur Riri. Riri sebenarnya enggak suka sama sifat Didi yang ini. Tapi ya mau gimana lagi, Namanya juga suka. Riri berfikir bahwa ia dan Didi sama-sama jomblo, mungkin suatu nanti bisa menjalin hubungan yang lebih dari teman. Hari-hari berlalu dengan begitu cepat hingga suatu ketika Riri tahu bahwa Didi sudah punya kekasih yang bernama Olip. Hati Riri hancur, ternyata lelaki yang disukainya ternyata malah sudah punya pacar. ia mulai menjaga jarak dengan Didi. Riri pun jadi seorang Stalker. Riri sering memantau akun sosmed Didi dan Olip. Ia sangat membenci Olip, tapi tak pernah bisa membenci Didi. #Cinta Itu Rumit...
        Di Sekolah pun, Riri juga sangat cuek ke Didi. Didi tak tau kenapa Riri jadi cuek ke dia, Didi pun hanya diam dan tak berani bertanya. “mungkin aku sudah berbuat salah padanya” pikir Didi. Saat Didi ingin bertanya dan menemui Riri, Riri selalu menghindar. Alhasil, Hubungan mereka semakin jauh.. Didi dan Riri memang terkenal murid yang sangat pandai. Tetapi, Didi bisa berhasil masuk ke kelas khusus elektronika. Sedangkan Riri tidak masuk kelas khusus. Karena memang enggak ada kelas khusus di jurusan penyiaran.
        Sebagai siswa kelas khusus, Didi memang sering ikut Praktek kerja di perusahaan-perusahaan dan ini menyebabkan Didi jarang ada di sekolah. Riri jadi kangen dan ia enggak tau harus bagaimana. Jadi, selama 3 tahun Riri jarang bertemu dengan Didi. Riri selalu beharap agar Didi cepat pulang dan cepat sekolah biasa seperti dirinya.
        Setelah Hampir 3 tahun menunggu, akhirnya Didi kembali bersekolah seperti biasanya. Riri sangat senang dan berbahagia. Saat Riri bertemu dengan Didi, Riri bertanya kenapa Didi tentang Hubungan Didi dengan Olip. Ternyata Didi dan Olip sudah putus. Akhirnya mereka putus *batin Riri. Riri sangat senang saat ia tahu bahwa Didi dan Olip sudah putus. Sejak saat itu hubungan mereka menjadi membaik dan kembali seperti semula sama seperti saat MOS. Tetapi tetap saja, Riri juga tetap memendam perasaannya. Ia berfikir bahwa Didi tidak menyukainya, ia bersyukur dan sudah bahagia dengan persahabatannya dengan Didi.
        Hingga tiba saat pengumuman kelulusan....
Mereka dinyatakan lulus dengan nilai yang sangat membahagiakan dan memuaskan. Bagaimana dengan perasaan Riri ke Didi ? Riri hanya diam atas semua perasaannya dan semua perasaanya. Ia tak berani mengatakan semuanya ke Didi. Bagi Riri, memandang Didi dari jauh saja sudah cukup membuatnya bahagia. Iya, Riri hanya bisa jatuh cinta diam-diam. Hingga saat mereka lulus, Didi dan Riri hanya berteman. Riri dan Didi menjadi sahabat baik. Iya, hanya seorang sahabat. Riri selalu berdoa agar Didi tahu perasaannya. Jika jodoh pasti akan bersama lagi suatu saat nanti. Jika jodoh pasti akan bertemu lagi. Pikir Riri.
        Riri bangun dari lamunannya dan segera pergi ngampus. Semoga tidak telat *doa Riri. Ia berangkat ngampus dengan senyum bahagia di wajah cantiknya.

                           TAMAT *******


    * By : Isna Hary A. Putri *

Minggu, 08 Maret 2015

Masa-Masa Ujian Kelas XII

Hay semua.. Kali ini aku bakalan bahas soal masa-masa ujian kelas XII.
Bulan maret ini sampai bulan april itu jadwalnya padat banget. Mulai dari ujian praktek, try out, ujian sekolah, ujian semester, sampai yang terakhir adalah UNAS.
Bikin tenang ya ? kelas XII otaknya di kuras habis-habisan. O, iya aku sekolah di SMK PGRI 2 ponorogo dan di sekolahku itu ada juga program mencari kerja buat kelas XII. Ya mikir ikut BKK, ya mikirin ujian. Tapi ya begitulah, semuanya harus dijalani dengan sepenuh hati.
        Emang sih pas kelas VI, kelas IX sama kelas XII kita pasti ngerasaain kayak gini. Ujian... ujian... dan Ujian.. Harus belajar... Belajar dan Belajar ! Kita selalu berharap agar semuanya berjalan dengan lamcar, dapat nilai yang sesuai harapan dan memuaskan. LULUS dengan nilai yang istimewa. Kelas XII itu ada yang berharap cepet dapat kerja dan adapula yang berharap masuk ke universitas favorit. Kalo aku sih berharapnya cepetan dapat kerja. Kalo kalian, gimana guys ???
        Ujian itu bukan untuk ditakuti tapi untuk dihadapi. Ini ajang pembuktian kita ! Kita harus berusaha semaksimal mungkin supaya semuanya sesuai harapan. Kita harus berdo’a, Belajar dan Berusaha sekuat tenaga biar semuanya lancar. Jangan lupa lo minta do’a restu sama orang tua kalian masing-masing pas mau ujian. Do’a orang tua kan jadi senjata juga buat kita pas mau ujian. Insya ALLAH deh, kita pasti dapat hasil yang maksimal.
        Kalian udah persiapan buat ujian-ujian ini ??? Kalo aku sih, persiapannya masih sedikit banget. Ya yang penting kita berusaha dan berdo’a.
        Ingat ya, Ujian itu harus dihadapi. Hadapi dan lakukan yang terbaik  J


~ Isna Hary A. Putri~

Rabu, 04 Maret 2015

Puisi ~ Tentang Cinta

Saat salah seorang dari mereka lemah dan yang satunya lagi menguatkan yang lain.
Saat salah seorang dari mereka rapuh dan hancur, dan yang satunya lagi hadir dan menyambung kepingan-kepingan rasa hancur itu.
Saat salah seorang dari mereka manja dan yang satunya lagi berusaha sabar atas perilaku manja pasangannya itu.
Saat salah seorang dari mereka bilang “aku capek sama kamu, kamu berubah” dan satunya lagi bilang “maaf ya, aku janji deh gak bakalan berubah”.
Saat salah seorang dari mereka selalu bersifat kekanak-kanakan dan yang satunya lagi selalu bersifat dewasa.
Saat Cinta benar-benar menguatkan 2 hati sebagai suatu hubungan, Ketidakmampuan untuk melepaskannya pun akan terjadi.
Cinta yang sebenarnya itu..
Selalu membangun, bukannnya menghancurkan .
Selalu membahagiakan, bukannya menyedihkan.
Selalu berusaha ada saat yang lain membutuhkan.
Selalu berusaha kuat meskipun rapuh.
Berusaha menyayangi dengan tulus tanpa mengharapkan apapun.
Berusaha menerima apa adanya setiap kelebihan dan kekurangan pasangan kita.
Berusaha sabar meskipun sedang marah.
Cinta memang sebuah misteri.
Cinta memang sebuah Perasaan yang ada dalam diri setiap manusia.


 ~Isna Hary A. P~

Sabtu, 27 Desember 2014

SBT (spiritual Building Training) Tahun 2013

       Senin tanggal 27 Mei 2013 SMK PGRI 2 Ponorogo mengadakan spiritual building training yang bisa disebut dengan SBT .SBT dilaksanankan pada malam hari pukul 19.30 WIB.Siswa datang pukul ke sekolah pukul 18.00 WIB untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah.Setelah sholat,siswa atau siswi SMK PGRI 2 Ponorogo masuk kelas untuk diabsen oleh wali kelasnya masing-masing.

            Acara di isi oleh Bapak Andie Kusuma Brata dari PT 3 Serangkai Solo.Banyak hal yang disampaikan olehBapak Andie Kusuma Brata.Diantaranya adalah hal penting untuk jadi orang sukses,faktor menjadi orang sukses, kebijakan fasilitas, jalan untuk sukses selain itu Bapak Kusuma Brata juga memberi pesan kepada siswa/siswi SMK PGRI 2 Ponorogo.

            Mengapa SBT (spiritual Building Training) perlu dilaksanakan karena untuk membentuk karakter, membangun karakter siswa atau siswi supaya memiliki sikap yang baik ahklak yang baik serta memiliki karakter yang baik. Dengan begitu, akan memudahkan siswa atau siswi dalam meraih kesuksesan khususnya anak SMK yang akan terjun ke dunia industri.

            Ada 2 hal penting untuk menjadi orang sukses yaitu kita harus taat kepada ALLAH SWT dan kedua orang tua faktor yang mempengaruhi kesuksesan ada 3 yaitu nasab, nishab, dan nasib. Dalam meraih sukses kita sebagai siswa harus menjauhi fasilitas yang   tidak perlu seperti hp, ps, menonton TV, Online, ugal-ugalan naik motor dll. Tiga jalan menjadi orang sukses yaitu disiplin. disiplin waktu, displin pekerjaan, disiplin beribadah dll. Yang kedua adalah bekerja sama. Sukses  datang buian karena usaha kita sendiri, tetapi juga dari kerjasama kita dengan orang lain, dan pantang menyerah. Jika suatu saat kita terjatuh, kita harus berusaha, tidak menyerah dalam mengejar sukses tersebut.

            Pada acara SBT, Bapak Andie Kusuma Brata juga memberi pesan kepada siswa atau siswi SMK PGRI 2 Ponorogo. Kita sebagai orang muslim harus taat kepada, rajin beribadah, menjauhi perbuatan maksiat, selain itu kita harus taat kepada orang tua karena orang tualah yang membesarkan kita, meskipun kita sudah dewasa, tua, kasih sayang orang tua tetap ada.


            Acara selesai pada pukul 21.30 WIB, semua anak keluar dari ruangan dan pulang.